Monday, August 28, 2017

Spalletti Sebut Inter Main Buruk di Babak Pertama


Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, tidak memungkiri bahwa timnya tampil buruk pada laga babak pertama saat jumpa AS Roma, Minggu (27/8) dini hari. Inter pun beruntung karena hanya kebobolan satu gol saja.

Pada giornata kedua Serie A, Inter memang tampil buruk di babak pertama saat jumpa Roma di Olimpico. La Beneamata tertinggal 1-0 dari gol Edin Dzeko dan tidak mampu membalas gol tersebut karena bermain tidak cukup baik.

"Di babak pertama, kami tidak cukup cepat untuk memindahkan bola, jadi Roma bisa bisa segera kembali ke posisi dan mereka bisa menguasai bola," ulas Spalletti dikutip dari Premium Sport.

"Semua orang mengetahui bahwa jika Anda bermain di tempat seperti iti dan tidak punya ide permainan yang jelas, Anda akan digebuk. Roma lebih baik di babak pertama. Anda membutuhkan keberuntungan, dan kami mendapatkannya," sambung Spalletti.

Namun, Inter kemudian bangkit pada babak kedua untuk mencetak tiga gol dan menang dengan skor 3-1. Mauro Icardi menjadi bintang dengan brace-nya. Satu gol lain hasil kreasi Mathias Vecino.

Kebangkitan Inter pada babak kedua ini, Spalletti menilai bahwa para pemain telah mengubah mentalitas tim.

"Tapi, kemudian kami sudah mulai mengubah mentalitas Inter dan masih membutuhkan waktu selama beberapa saat untuk membiasakan diri dengan cara yang kami lakukan. Menang dua kali harus bisa membangun rasa percaya diri kami," tutup Spalletti.

Wednesday, August 16, 2017

Andai Dijegal Napoli, Nice Takkan Frustrasi



Nice akan menghadapi tuan rumah Napoli di Stadio San Paolo pada leg pertama babak play-off kualifikasi Liga Champions 2017/18, Kamis (17/8). Leg kedua di Prancis dimainkan pekan depan.

Yang kandas di babak ini akan terlempar ke fase grup Liga Europa.

Nice sendiri sampai di babak ini setelah pada putaran sebelumnya menyingkirkan Ajax Amsterdam. Andai nanti langkah mereka dijegal oleh Napoli, Nice tidak akan merasa frustrasi.

Menurut pelatih Nice Lucien Favre, yang paling penting adalah bermain di kompetisi Eropa.

"Memang benar ada perbedaan finansial yang besar antara bermain di Liga Champions dan Liga Europa. Namun yang paling penting adalah berpartisipasi di kompetisi Eropa," kata Favre seperti dikutip Football Italia.

"Kami percaya kalau kami bisa meraih sebuah prestasi yang penting."

Persiapan Nice menuju duel melawan Napoli bisa dibilang tidak ideal. Nice kalah dalam dua laga pertama mereka di Ligue 1 musim 2017/18, yakni 0-1 vs Saint-Etienne dan 1-2 vs Troyes.

"Jangan lupa bahwa sebelum dua kekalahan itu kami harus menghadapi Ajax, dan bahkan tidak diunggulkan untuk lolos ke babak ini. Kami finis peringkat tiga di Ligue 1 (musim lalu) dan sudah mengira kalau awal musim ini akan berat," pungkas Favre.

Griezmann Lempar Ultimatum ke Atletico Madrid



Target Manchester United dan Barcelona, Antoine Griezmann dikabarkan sudah memperingatkan Atletico Madrid bahwa ia mungkin akan meninggalkan klub jika penjaga gawang Jan Oblak dibiarkan pergi di musim panas.

Atletico dilarang mendaftarkan pemain baru hingga Januari usai gagal dalam banding yang mereka ajukan untuk hukuman embargo transfer, dan kini tengah diguncang isu Oblak, yang kabarnya tengah diminati PSG.

Griezmann sendiri memilih memberikan komitmen di Atletico, usai mereka gagal dalam upaya banding. Namun Don Balon mengatakan bahwa ia kini mengancam akan pergi, jika Jan Oblak hengkang.

Media Spanyol, yang memang sering mengeluarkan rumor transfer liar, menyatakan bahwa Griezmann sudah sempat berbicara serius dengan manajer Diego Simeone dan akhirnya mengeluarkan ultimatum.

United dan Barcelona tentu akan dibuat siaga dengan rumor ini, namun jika memang benar, kecil kemungkinan transfer sang pemain bisa dituntaskan dalam waktu singkat.

Sebelumnya Griezmann dikabarkan akan datang ke Manchester United. Namun ia kemudian memutuskan mengikat kontrak baru di klub, yang membuat klausulnya naik dari 100 juta menjadi 200 juta euro, khusus untuk musim panas ini saja.

Griezmann sempat masuk dalam radar Barcelona, yang kini sibuk mencari bintang anyar untuk menggantikan Philippe Coutinho.

Mereka Tak Berubah



Mantan pemain Arsenal, Thierry Henry mengungkapkan bahwa timnya sama sekali tak menunjukkan perkembangan signifikan saat menang melawan Leicester City. Menurutnya, skor kemenangan 4-3 itu menunjukkan 'Arsenal lama'.

Sebagaimana diketahui, pertandingan sengit terjadi di Emirates Stadium akhir pekan lalu di pertandingan pertama Premier League.

Pada pertandingan itu, Arsenal sempat unggul lebih dahulu lewat gol Alexandre Lacazette. Namun kemudian merek justru tertinggal karena Leicester membalas dua gol lewat Shinji Okazaki dan Jamie Vardy. Danny Welbeck sempat menyamakan kedudukan tepat sebelum babak pertama usai.

Pertandingan semakin sengit di babak kedua, Jamie Vardy kembali membawa The Foxes unggul lewat gol keduanya. Namun Arsenal pada akhirnya memastikan kemenangan lewat dua gol balasan dari Aaron Ramsey dan Olivier Giroud yang tercipta di tujuh menit terakhir pertandingan.

"Anda dapat berbicara soal evolusi atau revolusi di Arsenal. Saya menyebutnya stagnasi. Saya menonton laga lawan Leicester dan saya bisa mengatakan pada anda apa yang terjadi. Setiap kali Leicester menguasai bola, mereka mencetak gol, dan tiap kali Arsenal menguasai bola kami merasa mereka akan mencetak gol," ujarnya.

"Orang-orang bisa saja bertahan di pertahanan, tapi ketika anda bermain tiga bek, itu adalah soal apa yang terjadi di depan anda yang paling dihitung. Bila anda tak menerapkan tekanan dengan baik, maka tiga bek anda akan terekspos. Apa yang saya lihat, saya lihat ini sudah berulang kali. Arsenal kembali ke permainan, Ramsey datang dan Giroud menyelamatkan mereka," sambungnya.

"Apakah anda selalu akan mencetak empat gol dan kebobolan tiga gol? Ini baru laga pertama dan beberapa pemain baru. Tapi berdasarkan bagaimana mereka bermain, saya melihat terlalu sering hal semacam ini musim lalu. Saya tak melihat adanya perubahan," tandasnya.

Hadapi Napoli, Nice Pertebal Lini Tengah



Nice akan menghadapi tuan rumah Napoli di Stadio San Paolo pada leg pertama babak play-off kualifikasi Liga Champions 2017/18, Kamis (17/8). Pelatih Nice Lucien Favre tak bisa menurunkan striker Mario Balotelli dan gelandang serang baru Wesley Sneijder.

Balotelli dan Sneijder harus absen akibat cedera.

Ada beberapa opsi yang bisa diambil oleh Favre untuk mengatasi absennya mereka berdua. Salah satunya adalah dengan mempertebal lini tengah.

"Kami bisa main dengan sistem yang biasa, tapi kemungkinan besar saya akan menambah satu pemain di lini tengah," kata Favre seperti dikutip Football Italia.


"Balotelli dan Sneijder berlatih sesuai jadwal agar mereka bisa kembali sesegera mungkin. Kami tak mau terburu-buru, karena cedera Balotelli berisiko kambuh. Sneijder belum bermain selama dua bulan dan dia akan butuh waktu."

Leg kedua akan digelar di Prancis pekan depan. Yang kandas di babak ini akan terlempar ke fase grup Liga Europa.

Roberto Ambil Keputusan Soal Barca Pekan Ini



Sergi Roberto dikabarkan sudah mencapai batas maksimal kesabarannya.

Usai tidak banyak mendapat peran selama pra-musim meski musim lalu masuk di tim utama, konfirmasi soal transfer Paulinho menjadi pukulan berat terhadap moral sang pemain.

Roberto merasa bahwa klub tak lagi percaya padanya dan ia mungkin akan memutuskan untuk mencari suasana baru pekan ini, menurut Sport.

Sang pemain sudah menerima tawaran serius dari klub yang ingin menjadikannya sebagai pemain kunci, sesuatu yang amat ia inginkan. Chelsea, Manchester United, Juventus, dan Milan, siap menebus klausulnya yang mencapai 40 juta euro.


Pemain Catalan disebut tertarik dengan kans bermain di Premier League dan juga beraksi di Liga Champions, dan hal ini membuatnya condong ke United dan Chelsea.

Manajemen dan manajer akan menjadi faktor kunci dalam membujuk sang pemain untuk bertahan,namun Valverde sudah memberikan indikasi bahwa Roberto akan memainkan peran kunci dalam timnya musim depan.

Ia melihat Roberto sebagai pelapis yang bagus untuk lini tengah dan tidak berminat memainkannya sebagai starter di posisi bek sayap. Sang pemain sendiri dikabarkan akan membuat keputusan soal masa depannya pekan ini.

Wednesday, July 12, 2017

Defisit Anggaran Terus Melebar, Ini Solusi Sri Mulyani


solid gold berjangka Defisit anggaran negara terus melebar sejak 2014 lalu. Tahun ini, defisit diperkirakan akan mencapai 2,92 persen, berselisih 0,08 persen dari batas defisit yang ada di undang-undang.

Kondisi itu membuat pemerintah mengambil opsi utang. Alhasil, utang pemerintah melonjak mencapai Rp 3.672 triliun per Mei 2017 lalu, atau naik Rp 1.069 triliun dibandingkan dengan posisi utang pada akhir 2014 lalu.

"Utang ini akan sebaik-baiknya dipakai untuk belanja yang sifatnya produktif," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, satu-satunya jalan untuk keluar dari persoalan defisit itu yakni dengan meningkatkan penerimaan negara khususnya dari perpajakan. solid gold berjangka

Saat ini, tutur dia, pemerintah sedang berupaya untuk melakukan reformasi perpajakan. Hanya melalui hal inilah ia menilai penerimaan negara akan naik sehingga belanja pemerintah bisa dibiayai tanpa utang.

"Ini paling esensial agar negara bisa belanja kebutuhan mendesak dan penting tetapi enggak membahayakan fiskal kita, juga enggak meninggalkan beban untuk anak cucu kita," kata Sri Mulyani.

Ia sudah membentuk Tim Reformasi Perpajakan dan Tim Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai.

Pembentukan tim reformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, meningkatkan pengelolaan basis data perpajakan, dan meningkatkan integritas pegawai pajak dan kepabeanan dan cukai.

Selama ini, penerimaan perpajakan disumbang oleh dua sektor yakni pajak dan bea cukai. Oleh karena itu, reformasi perpajakan menyasar dua instansi yakni Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, setidaknya ada dua hal yang perlu dilakukan pemerintah untuk menggenjot penerimaan pajak.

Pertama, dalam jangka pendek adalah mengefektifkan metode pengumpulan pajak. Kedua yaitu reformasi IT pajak untuk memastikan keberlanjutan kenaikan penerimaan pajak dalam jangka menengah dan panjang.

Ia optimis reformasi pajak akan berdampak kepada penerimaan negara. Namun dampak itu diyakini baru akan terasa pada tahun depan.

Bank Indonesia larang bitcoin mulai 2018

bitcoin indonesia - Bank Indonesia (BI) akan melarang transaksi pembayaran menggunakan bitcoin pada 2018. Larangan bitcoin ini akan dia...